Samn0body's Blog

A Coward

Posted on: February 23, 2010

Windy, dia masih saja menjadi bintang dalam langit gelapku. Namun dia terlalu jauh untuk dicapai, sering kali. Maka ketika dia ada di genggaman tangan ini, hatiku mengembang seperti mau meledak.

Seperti kemarin malam, di sebuah acara karaoke bersama teman-teman. Dia memilih duduk di sampingku, menyenderkan kepalanya ke pundakku. Dia menyentuhku dan membuatku melambung. Sialnya, aku tau bahwa itu karena dia memang terbiasa begitu. Dia tipe teman yang suka menyentuh dan memeluk. Namun tetap saja jantung ini tidak juga mengerti-mengerti.

Entah sejak kapan, aku berusaha untuk melepaskan dia dari mimpiku. Mungkin sejak aku bersama Julie. Tidak, mungkin sebelum itu. Namun usaha itu, seperti air, selalu mengalami pasang surut.

Kemarin malam pastinya adalah arus surutnya. Seandainya aku memiliki keberanian untuk ‘menembaknya’ langsung. Tanpa basa-basi dan kepura-puraan. Namun dalam hati aku tidak siap. Tidak siap ditolak olehnya.

Otakku mengatakan, “Hell, semua orang punya seseorang yang mereka sukai diam-diam. It doesn’t mean we are pathetic.” But, actually we are.

Not knowing gives us hope. Not knowing avoid us from the pain. It is a coward thing to do, yet it is what I am. A coward for love.

Advertisements
Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated

February 2010
M T W T F S S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
%d bloggers like this: