Samn0body's Blog

Her

Posted on: February 14, 2010

Awal tahun baru Cina, aku merangkai cinta tak berbalas ini kembali. Windy. Selalu dia.

Dalam mobil temanku, aku dan dia duduk di kursi belakang, hanya berdua. Teman-teman yang lain sibuk bercanda gurau. Tanganku mencari tangannya dalam kegelapan. Kusentuh, dia tak bereaksi. Kugenggam, dia menoleh ke arahku. Namun dia tak melepaskan genggaman itu.

Aku tersenyum dan dia menunduk. Tak lama kemudian dia melepaskan genggaman itu dan meletakkan tangannya di pahaku. Namun dia memajukan badannya dan turut membaur dalam seda gurau teman-teman yang lain.

Belum sempat aku menelaah semua itu, hapeku berbunyi. Sebuah sms masuk dari Fanny. Kutatapi saja layar hapeku. Beberapa detik kemudian, kumasukkan kembali hapeku ke dalam saku jeansku.

“Kok ga diangkat?” tanya Windy. Suaranya pelan, seakan dia hanya ingin ini menjadi percakapan kami berdua.

“Sms. Dari teman. Nggak penting,” balasku, sepatah demi sepatah. Ingin rasanya aku mendekatkan kepalaku ke dia dan mengecup bibirnya. Malam ini dia cantik sekali. Secantik kembang api yang bersinar dan mewarnai langit yang gelap. Seandainya kami hanya berdua.

Advertisements
Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated

February 2010
M T W T F S S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
%d bloggers like this: