Samn0body's Blog

Bisexual

Posted on: January 9, 2010

Dahalu aku punya seorang teman gay. Dia adik angkatanku di tempat kerjaku dulu. Badannya yang tinggi dan tegap pernah membuatku tertarik padanya, namun begitu aku melihat gayanya yang girly, semua rasa suka itu menguap begitu saja.

Usianya yang muda dan kepribadiannya yang masih kekanak-kanakan membuatnya mengganggapku kakak perempuan cool yang tidak pernah dia miliki.

Dulu aku menikmati waktu berbincang dengannya, dan berbincang yang kumaksud adalah bergossip tentang anak-anak kantor.

Aku ingat pertama kali dia akhirnya mengakui orientasi seksualnya padaku. Sebenarnya bukan mengakui, namun lebih mengkonfirmasi. Aku yang akhirnya bertanya lebih dahulu padanya, karena aku tidak mau berputar-putar.

Aku (A): Jadi, Gerry bilang loe gay. Bener?

Jemmy (J): (terkejut, diam beberapa detik, melihat ke lantai lalu mengaduk-ngaduk es teh di depannya) Kapan Gerry bilang gitu?

A: Ayolah, J. Ga perlu Gerry bilang juga aku udah tau kale.

J: (menatapku) Benar?

A: Yah. (tersenyum)

J: (tersenyum) Iya, aku suka cowok.

A: Akhirnya!

J: (tertawa) Tapi aku juga suka cewek kok. Kaya loe. Gue suka loe juga. (tersenyum genit)

A: (meninjunya di lengannya) Ih, apaan sih. Gue jadi merinding nih.

J: What?! Emangnya kenapa kalo gue suka loe?

A: (menatapnya untuk memastikan keseriusannya) Serius loe?

J: Iya. Gue serius. (tersenyum)

A: Kalo disuruh pilih, antara gue ma Gerry, loe pilih sapa?

J: Hmm… Karena gue uda pernah sama Gerry, sama loe aja deh.

A: Sial!

J: (tertawa) Serius, mau tidur ma gue?

A: Nggak ah. Gue sukanya cowok yang benar-benar maskulin.

J: Gue bisa bergaya maskulin buat loe.

A: No, thanks. Jadi, loe pernah sama cewek juga?

J: Pernah dong. Sama pacar pertama gue.

A: Benar?

J: Iya. I am bisexual.

Dalam hati selama sisa perbincanganku aku membuat sebuah kesimpulan atas diri temanku itu. Aku tidak pernah memberitahukannya tentang kesimpulan yang kubuat, karena aku dan dia tidak sedekat itu untukku berbagi seluruh isi kepalaku. Dan ternyata tidak akan pernah.

Dalam hati aku berfikir bahwa dia, Jemmy, hanyalah korban penolakan dirinya sendiri. Aku mengerti bahwa dia sebenarnya gay. Namun dia hanya tidak ingin mengakui itu. Atau mungkin dia hanya terlalu mengikuti mode Hollywood, seperti idolanya Tom Cruise.

Advertisements
Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated

January 2010
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d bloggers like this: