Samn0body's Blog

Umpan

Posted on: December 14, 2009

Usahaku sejauh ini bisa dibilang berhasil. Aku tidak lagi menghubungi dia di antara jam kerja dan dia tidak lagi menghubungiku. Pada malam hari aku berusaha sekuatnya untuk menyibukkan diri di antara timbunan pekerjaan yang deadlinenya mengejarku layaknya anjing gila.

Hariku berlalu begitu saja. Kemarin kami memang bertemu, namun aku benar-benar memperlakukannya seperti layaknya aku memperlakukan Susan atau temen-teman lain. Ok, mungkin sedikit berbeda. Pada pertandingan ganda, aku tidak berani men-smash ke arah dia. Tapi aku benar-benar menghindari kontak darinya, kontak mata, apalagi kontak tubuh, sebisa mungkin.

Bahkan pada acara makan malam setelahnya, aku sengaja duduk di pojok bersama Wani dan Andi, pacar Wani. Aku berusaha tidak memandanginya, berusaha untuk tidak menunjukkan emosi ketika dia sibuk menerima telepon dari tidak tahu siapa, berusaha untuk tidak cemburu ketika dia bermesraan di telepon.

Ketika kami ber-sms sepulangnya, aku berusaha untuk tidak memperpanjang sms itu menjadi rally sms seperti biasanya. Sepatah kata capek aku lontarkan dan dia memakan umpan itu dengan cepat.

Hingga detik ini, hapeku absen dari sms dan teleponnya. Sial! Mengapa semua berlalu dengan mudahnya? Apakah benar yang kurasakan sebulanan lebih ini cinta? Mengapa mudah sekali tertiup oleh angin? Apakah mataku benar berilusi?

Advertisements
Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
%d bloggers like this: