Samn0body's Blog

Patah

Posted on: December 11, 2009

Dia tidak datang ke resepsi pertunangan abangku dan mengucapkan “Semoga kamu cepat menyusul. Aku pasti datang ke pernikahanmu.” Aku tak tau harus membalas apa.

Aku tidak melihat apa-apa di depan kami. Yang ada hanyalah pertemanan. Mengapa aku begitu bodoh tidak melihat semua ini? Dia hanya menganggapku sahabat. Tidak lebih. Aku hanya berfantasi selama ini. Mungkin Gabby benar, sebaiknya aku mulai menghindarinya. Menghilangkan kontak demi kebaikan.

Aku tidak ingin lagi bermimpi, karena ketika aku bangun darinya, semua hilang dan yang tertinggal hanyalah air mata. Aku tidak ingin mencinta lagi.

Advertisements
Tags: ,

2 Responses to "Patah"

Bukan kita yang menginginkan cinta. Namun cinta yang memilih kita

kalau memang seperti itu akan jauh lebih baik daripada bertemu dan terpatahkan setelah terjalin? wew… mengingatkanku pada sebuah telepon yang mengatakan “maaf, akhirnya aku akan menikah. tapi bukan denganmu” how…??? lebih sakit. serius…. sampe sekarang lagi…. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
%d bloggers like this: