Samn0body's Blog

First Date

Posted on: November 24, 2009

 

 

 

 

 

Kencan pertamaku dengan Windy. Tidak seperti yang kuinginkan, namun aku dapat menerimanya. Walau tidak ada kata suka yang terlontar, namun aku menikmati sentuhan-sentuhan kecil yang dia berikan kepadaku. Walau tidak ada ciuman selamat malam, namun aku dapat menggenggam tangannya dan membimbingnya di antara kerumunan orang. Walau kami berstatus teman di antara kerumunan teman-teman yang lain, namun aku yang mengantarnya pulang kembali ke orangtuanya.

 

Kencan itu dimulai dengan acara di gereja. Kukira setelah dari gereja, kami akan menghabiskan waktu di mal berdua saja. Kukira kami akan nonton bioskop bersama dan kemudian makan malam berdua juga. Namun, setelah dari gereja, ternyata dia ada pertemuan persekutuan remaja. Dia hanya menemaniku makan siang, dan kemudian aku mengantarnya kembali ke gereja.

 

Untung kemarin aku tidak membatalkan janji lunch date dan shoppingku dengan Wani dan Vina.

 

Segera setelah pertemuannya, Windy menyusulku kembali ke mall bersama teman-temannya, yang sebenarnya juga teman-teman kami semasa SMP. Wani dan Vina ke gereja, dan aku mengikuti Windy dan teman-teman kami yang lain. Ku kira kami akan memisahkan diri dari mereka, tapi ternyata tidak.

 

Kencan yang kukira kencan ternyata berubah menjadi reuni kecil. Untungnya tidak ada Julia dan Bobby. Dan ternyata teman-teman kami itu juga enak untuk diajak hang out. Kami menghabiskan sore itu dengan makan, tertawa dan shopping dan janji nonton bersama keesokan harinya. Aku, Windy, teman-teman SMP, Wani, Vina, Wira, dan Julia, dan kemungkinan Bobby.

 

Aku tidak tau apakah besok aku akan menikmati acara itu seperti aku bisa menerima acara hari ini. Tapi setidaknya aku akan bisa bertemu dengan dia lagi.

 

Aku tidak tahu hubungan ini akan bermuara ke mana, tapi setidaknya untuk sekarang, aku dapat menggenggam tangannya dan merasakan hangat tubuhnya di sampingku kala kami bersama. Mabuk asmara ini kadang membuatku kehilangan akal sehat. Aku kadang berfikir, kemana self defenseku? Aku yang dulu selalu membentengi diri dari kata “patah hati” sebelum benih cinta dapat bertumbuh dan mekar, kini malah menantang bencana dan menerimanya dengan kedua tangan terbuka.

 

Apakah ini yang dinamakan jatuh cinta?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated

November 2009
M T W T F S S
    Dec »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
%d bloggers like this: